Serat kelapa berpotensi menjadi penguat komposit polimer karena ringan, terbarukan, dan mampu menyerap energi. Penelitian ini menganalisis pengaruh fraksi berat serat 0-40% terhadap kekuatan impak komposit epoksi. Serat dipotong 15 mm, diberi perlakuan alkali, dikeringkan, dicampur dengan resin, dan dicetak menggunakan compression molding. Spesimen diuji dengan metode Charpy. Data simulasi menunjukkan kekuatan impak meningkat dari 4,18 kJ/m2 pada epoksi tanpa serat menjadi 11,10 kJ/m2 pada fraksi 30%, kemudian menurun menjadi 9,71 kJ/m2 pada 40%. Kenaikan awal berkaitan dengan penyerapan energi melalui fiber pull-out dan bridging, sedangkan fraksi berlebih dapat menimbulkan aglomerasi, void, dan pembasahan serat yang tidak sempurna.
Copyrights © 2025