Ketidakseimbangan rotor merupakan penyebab umum getaran pada mesin berputar dan dapat mempercepat kerusakan bearing, kopling, dan fondasi. Penelitian ini menganalisis pengaruh penambahan massa tidak seimbang 0-20 g terhadap kecepatan getaran RMS motor listrik pada putaran konstan. Massa uji ditempatkan pada radius tetap, sedangkan getaran radial diukur menggunakan vibration meter pada rumah bearing. Data simulasi menunjukkan getaran meningkat dari 0,80 mm/s pada kondisi baseline menjadi 5,15 mm/s pada massa 20 g. Hubungan positif yang kuat konsisten dengan peningkatan gaya sentrifugal akibat ketidakseimbangan. Pemantauan spektrum 1X putaran dan balancing diperlukan untuk membedakan unbalance dari misalignment, looseness, dan kerusakan bearing.
Copyrights © 2025