Penelitian ini membahas makna simbolik dalam lirik lagu “Kalam Eineh” karya Sherine Abdel Wahab melalui perspektif semiotika Ferdinand de Saussure. Kajian ini dilandasi pandangan bahwa lirik lagu merupakan teks budaya yang menyampaikan emosi, simbol, dan nilai sosial melalui bahasa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hubungan antara penanda dan petanda dalam lirik, terutama pada simbol mata, hati, jiwa, bulan, matahari, dan senyuman. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat. Data penelitian berupa larik-larik pilihan yang memuat ungkapan simbolik tentang cinta, kemudian dianalisis dengan mengidentifikasi penanda, petanda, dan makna budayanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata menjadi penanda dominan komunikasi cinta nonverbal, sedangkan hati dan jiwa merepresentasikan keterikatan emosional yang mendalam. Simbol bulan dan matahari melambangkan keindahan, kehangatan, serta idealisasi terhadap kekasih. Implikasinya, lirik lagu Arab populer membangun cinta sebagai pengalaman emosional, estetis, dan kultural.
Copyrights © 2026