Kelengkapan struktur dan penggunaan bahasa Indonesia ragam resmi dalam surat dinas masuk penting untuk mendukung tertib administrasi, keterlacakan dokumen, dan etika komunikasi formal di lingkungan pemerintahan desa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kepatuhan struktur surat dinas masuk pemerintah desa serta mengidentifikasi unsur komunikatif yang belum dicantumkan secara konsisten. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa delapan surat dinas masuk yang berkaitan dengan administrasi pemerintahan desa, meliputi surat undangan, rapat koordinasi, bimbingan teknis, evaluasi program, dan pemberitahuan kegiatan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, pembacaan dokumen, pencatatan unsur surat, dan daftar periksa berdasarkan unsur kepala surat, leher surat, badan surat, kaki surat, serta prinsip bahasa Indonesia ragam resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur legal-administratif, seperti kop surat, nomor, tanggal, lampiran, perihal, alamat tujuan, isi, dan tanda tangan, telah terpenuhi. Namun, salam pembuka dan penutup tidak dicantumkan, sedangkan tembusan belum konsisten. Implikasinya, surat dinas perlu menyeimbangkan legalitas administratif dan etika komunikasi formal.
Copyrights © 2026