Penelitian ini mengkaji representasi trauma psikologis tokoh utama dalam novel As Long as the Lemon Trees Grow karya Zoulfa Katouh melalui teori trauma Cathy Caruth. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pengalaman perang yang tidak hanya menghancurkan kehidupan fisik, tetapi juga meninggalkan luka psikis yang tertunda, berulang, dan sulit diungkapkan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk trauma Salama sebagai tokoh utama berdasarkan konsep belatedness, repetition, dan unspeakability. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Data berupa kutipan narasi, dialog, monolog, dan respons tubuh tokoh yang merepresentasikan trauma. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trauma Salama tampak melalui kesadaran tertunda atas kehilangan, halusinasi Khawf, ingatan dan mimpi buruk yang berulang, kebisuan, tubuh gemetar, disosiasi, serta kegagalan bahasa dalam menyampaikan penderitaan. Implikasinya, novel ini merepresentasikan trauma perang sebagai luka psikis berkepanjangan.
Copyrights © 2026