Diabetes melitus merupakan penyakit degeneratif kronis yang menjadi masalah kesehatan serius dengan prevalensi yang terus meningkat, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Tonjong. Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan untuk melaksanakan implementasi asuhan keperawatan keluarga yang tepat dan komprehensif pada Ny. T (52 tahun) dengan gangguan sistem endokrin: diabetes melitus di Desa Tonjong, Kabupaten Brebes. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan keluarga meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi melalui wawancara, observasi serta dokumentasi. Hasil pengkajian menemukan Ny. T memiliki riwayat diabetes selama 15 tahun, kebiasaan konsumsi tinggi glukosa, keluhan lelah, kesemutan, pandangan kabur dan kadar GDS mencapai 546 mg/dL. Masalah keperawatan yang ditegakkan adalah ketidakstabilan kadar glukosa darah dan defisit pengetahuan tentang diabetes melitus. Intervensi yang diberikan selama kunjungan tiga hari meliputi pemantauan kadar gula darah, edukasi pengelolaan diabetes, pemberian metformin serta terapi komplementer berupa rebusan daun kelor. Evaluasi akhir menunjukkan hasil signifikan yang ditandai dengan penurunan kadar GDS menjadi 390 mg/dL serta masalah defisit pengetahuan yang sepenuhnya teratasi. Kesimpulannya, asuhan keperawatan keluarga yang komprehensif dikombinasikan dengan terapi non-farmakologis rebusan daun kelor terbukti efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah dan meningkatkan literasi kesehatan pasien diabetes melitus
Copyrights © 2026