Kehamilan merupakan fase krusial yang dapat memicu komplikasi obstetri, termasuk hiperemesis gravidarum (HEG) dan abortus imminens yang berisiko mengancam keselamatan janin. Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan maternitas yang komprehensif pada Ny. N (29 tahun) dengan masalah utama abortus imminens disertai hiperemesis gravidarum di Ruang Nusa Indah RSUD dr. Soeselo Kabupaten Tegal. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan sistematis melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta studi dokumentasi. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengeluh keluar flek pada kemaluan sejak satu minggu, mual di pagi dan sore hari sejak usia kehamilan 5 minggu, penurunan nafsu makan, badan lemas dan tampak sedikit pucat. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan meliputi risiko perdarahan dibuktikan dengan komplikasi kehamilan, nausea berhubungan dengan kehamilan, serta defisit pengetahuan berhubungan dengan kurang terpapar informasi. Intervensi keperawatan difokuskan pada pencegahan perdarahan, manajemen mual melalui terapi cairan, pemberian obat antiemetik, suplemen hormonal, serta edukasi kesehatan. Selain terapi farmakologis, perawat juga menerapkan intervensi non-farmakologis berupa pemberian air hangat rebusan jahe untuk meredakan mual. Evaluasi keperawatan setelah pengelolaan selama dua hari menunjukkan hasil yang optimal; pasien sudah tidak mengalami perdarahan pervaginam, mual teratasi dengan porsi makan yang dihabiskan sepenuhnya dan tingkat pengetahuan pasien serta keluarga mengenai abortus imminens meningkat signifikan setelah diberikan penyuluhan kesehatan. Kesimpulannya, penerapan asuhan keperawatan yang sistematis, kolaboratif dan komprehensif terbukti efektif dalam meminimalkan risiko perdarahan, mengatasi gangguan pemenuhan nutrisi akibat nausea, serta meningkatkan pemahaman klinis pasien maternitas.
Copyrights © 2026