Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur direktif dalam podcast Novel Baswedan: Program MBG, 40% Dana Pendidikan Tergerus Demi MBG. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa tuturan yang terdapat dalam podcast tersebut. Data dikumpulkan melalui metode simak dengan teknik dokumentasi dan teknik catat, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan lima fungsi tindak tutur direktif, yaitu meminta, menyarankan, mengingatkan, mengkritik, dan mendesak. Fungsi meminta digunakan untuk mendorong keterbukaan informasi terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Fungsi menyarankan merupakan fungsi yang paling dominan dan digunakan untuk memberikan rekomendasi agar program berjalan lebih efektif, transparan, dan tepat sasaran. Fungsi mengingatkan digunakan untuk menyoroti potensi penyimpangan dan kebocoran anggaran. Fungsi mengkritik digunakan untuk mengevaluasi kebijakan yang dianggap berpotensi merugikan sektor pendidikan, sedangkan fungsi mendesak digunakan untuk menekankan pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan program. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur direktif berperan penting sebagai sarana penyampaian kritik, saran, peringatan, dan tuntutan dalam diskusi kebijakan publik serta mencerminkan penggunaan bahasa yang persuasif dalam ruang komunikasi digital.
Copyrights © 2026