Efektivitas dan efisiensi sistem distribusi merupakan aspek penting dalam mengoptimalkan biaya produksi dan kualitas pelayanan, khususnya pada industri depot air minum isi ulang yang memiliki tingkat persaingan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode optimasi transportasi, yaitu Vogel’s Approximation Method (VAM) dan Modified Distribution Method (MODI). Kedua metode tersebut digunakan untuk mengevaluasi kondisi biaya distribusi saat ini serta mengidentifikasi peluang penghematan biaya transportasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model transportasi yang tepat mampu menurunkan biaya distribusi secara signifikan tanpa mengurangi kualitas layanan. Selain itu, penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi data logistik yang akurat serta pemanfaatan teknologi guna mendukung proses pengambilan keputusan dalam sistem distribusi.
Copyrights © 2026