Ketidaksesuaian kuantitas barang antara Purchase Order (PO) dan Delivery Order (DO) merupakan salah satu permasalahan dalam proses pengadaan yang dapat memengaruhi akurasi persediaan dan kelancaran operasional perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat ketidaksesuaian kuantitas barang, mengevaluasi kinerja supplier menggunakan Key Performance Indicator (KPI), serta mengidentifikasi penyebab permasalahan menggunakan Root Cause Analysis (RCA). Penelitian menggunakan data PO dan DO periode Januari–Maret 2025 yang diperoleh dari bagian Purchasing dan Warehouse PT Jidoka Result Indonesia. Evaluasi dilakukan menggunakan KPI, sedangkan analisis akar penyebab menggunakan Fishbone Diagram dan teknik 5 Why’s. Hasil penelitian menunjukkan masih terdapat under supply dan over supply pada beberapa supplier. Evaluasi KPI menunjukkan adanya perbedaan tingkat kinerja antar supplier, sementara analisis RCA menunjukkan penyebab utama berasal dari belum optimalnya sistem pengendalian pengadaan, seperti belum adanya SOP verifikasi kuantitas dan evaluasi supplier secara berkala. Perusahaan disarankan menerapkan SOP verifikasi kuantitas, evaluasi supplier berbasis KPI, serta meningkatkan sistem informasi pengadaan.
Copyrights © 2026