Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang melatarbelakangi kesepian pada lansia serta mendeskripsikan pelaksanaan layanan konseling kelompok dalam mengatasi masalah kesepian di Panti Werda Pusaka 32 Yayasan Hj. Hasmah Noor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 6 orang lansia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pelaksanaan konseling kelompok. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesepian pada lansia dipengaruhi oleh jarangnya kunjungan keluarga, kerinduan terhadap anak dan cucu, kehilangan pasangan hidup, keterbatasan hubungan sosial, kesulitan beradaptasi dengan lingkungan panti, serta kurangnya teman untuk berbagi cerita. Pelaksanaan konseling kelompok dilakukan melalui tahap pembentukan, peralihan, kegiatan, dan pengakhiran. Hasil layanan menunjukkan bahwa konseling kelompok membantu lansia mengungkapkan perasaan, meningkatkan interaksi sosial, membangun rasa kebersamaan, serta mengurangi perasaan kesepian. Dengan demikian, konseling kelompok dapat menjadi layanan yang efektif dalam membantu lansia mengatasi kesepian dan meningkatkan kesejahteraan psikologisnya.
Copyrights © 2026