Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman, deskripsi, dan meningkatkan kedisiplinan pada siswa MTSN 4 Jakarta dengan teknik self control. Metode penelitian pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada seorang siswa kelas VIII di MTSN 4 Jakarta yang mengalami ketidakdisiplinan terhadap peraturan yang ada disekolah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dianalisis data yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan konseling individu dengan teknik self control lebih efektif dalam meningkatkan kedisiplinan siswa dengan tiga tahapan teknik self control meliputi self monitoring (pemantuan diri), self evalution (evaluasi diri), dan self reinforcement (penguatan diri). Setelah mengikuti tiga sesi konseling individu siswa menujukan perubahan perilaku yang signifikan lebih positif terhadap kedisiplinan peraturan yang ada disekolah, serta mampu mengendalikkan diri dari pengaruh negatif teman sebaya, siswa juga menunjukkan yang lebih baik dalam mengatur waktu dan bertanggung jawab terhadap kedisiplinan.Teknik self control menbantu siswa untuk mengenali perilaku kurang disiplin, meningkatkan kemampuan pengendalian diri, serta membentuk kebiasaan yang lebih positif yang mendukung terciptanya kedisiplinan terhadap peraturan yang ada di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026