Tingginya frekuensi kerusakan perangkat keras pada jaringan distribusi internet dapat menurunkan tingkat kepuasan pelanggan dan pembengkakan biaya operasional perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pengendalian kualitas pelayanan internet pada PT MIMO dengan meminimalkan kerusakan perangkat router Wi-Fi menggunakan siklus Plan-Do-Check-Action (PDCA). Data kerusakan dikumpulkan pada periode Januari hingga Maret 2025. Metode analisis yang digunakan meliputi Diagram Pareto untuk penentuan prioritas masalah, Diagram Fishbone untuk pemetaan akar penyebab gangguan, serta matriks 5W+1H untuk penyusunan rencana tindakan korektif. Hasil analisis Pareto menunjukkan bahwa masalah overheating akibat penempatan perangkat yang tidak tepat (37,5%) dan kerusakan adaptor/kabel daya (25,0%) menjadi penyebab paling dominan. Melalui implementasi standardisasi Standard Operating Procedure (SOP) pemasangan dan penjadwalan preventive maintenance setiap dua minggu sekali, efisiensi penurunan biaya kerugian operasional diproyeksikan mencapai 50,00% serta mampu memangkas waktu penanganan gangguan menjadi kurang dari 4 jam, sekaligus mendukung peningkatan kepuasan dan kepercayaan pelanggan terhadap stabilitas layanan Wi-Fi RT/RW Net PT MIMO.
Copyrights © 2026