Penelitian ini mengkaji strategi pengembangan wisata bahari berbasis kearifan lokal di Pantai Sumber Mas Indah, Desa Ilir, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi wisata bahari yang belum sepenuhnya terintegrasi dengan nilai kearifan lokal masyarakat pesisir dan prinsip keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan serta mengidentifikasi kendala dalam penerapan wisata bahari berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan pengelola wisata, masyarakat dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan ini memiliki potensi alam berupa lanskap pantai dan ekosistem mangrove yang dapat dikembangkan sebagai ekowisata edukatif, potensi budaya melalui tradisi nadran, serta potensi buatan berupa fasilitas pendukung wisata. Partisipasi masyarakat terlihat dalam pengelolaan operasional dan pelestarian lingkungan, namun masih terbatas pada perencanaan strategis. Kendala utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, fasilitas, dan promosi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan berbasis kearifan lokal perlu dilakukan secara kolaboratif dan terintegrasi, serta berkontribusi pada pengembangan model strategi wisata bahari berkelanjutan yang menggabungkan kerangka 4A dengan pendekatan partisipatif masyarakat.
Copyrights © 2026