Budaya Sintuvu merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat Kaili di Sulawesi Tengah yang mengandung nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan persatuan. Di tengah meningkatnya konflik sosial dan menguatnya individualisme akibat perubahan sosial, nilai-nilai tersebut menjadi semakin penting untuk dipahami dan dilestarikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis historisitas serta nilai-nilai yang terkandung dalam budaya Sintuvu sebagai identitas budaya masyarakat Kaili. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif historis melalui kajian literatur, tradisi lisan, dan kehidupan masyarakat Kaili. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sintuvu telah berkembang sejak masa kerajaan Kaili sebagai budaya gotong royong yang menekankan persatuan, solidaritas, musyawarah, tanggung jawab, dan keterbukaan. Nilai-nilai tersebut diperkuat oleh berbagai kearifan lokal Kaili, seperti nosarara nosabatutu, ada nosibolai, libu ntodea, dan tonda talusi, yang bersama-sama membentuk sistem nilai dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Sintuvu tidak hanya menjadi identitas budaya masyarakat Kaili, tetapi juga tetap relevan sebagai modal sosial dalam memperkuat integrasi sosial dan menyelesaikan berbagai persoalan kehidupan masyarakat di tengah perubahan sosial yang terus berkembang.
Copyrights © 2026