Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR), pengelolaan piutang, serta strategi yang diterapkan untuk meminimalisir kredit macet di PT Pegadaian Cabang Sweta. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan kredit yang efektif guna menjaga kualitas piutang dan mengurangi risiko kredit bermasalah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Manager Bisnis, Manager Mikro (KUR), Business Process Outsourcing (BPO) KUR, Collection Officer (KUR), serta nasabah KUR PT Pegadaian Cabang Sweta. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pengajuan KUR dilaksanakan melalui tahapan pengajuan permohonan, verifikasi administrasi, survei lapangan, analisis kelayakan kredit berdasarkan prinsip 5C, persetujuan kredit, penandatanganan akad, dan pencairan dana. Pengelolaan piutang dilakukan melalui monitoring pembayaran angsuran, pemberian peringatan kepada nasabah yang mengalami keterlambatan, serta pelaksanaan penagihan secara berkala. Strategi yang diterapkan untuk meminimalisir kredit macet meliputi pengawasan kredit, pendekatan persuasif kepada nasabah, penagihan aktif, serta penerapan penyelamatan kredit melalui rescheduling, reconditioning, dan restructuring. Berdasarkan hasil penelitian, direkomendasikan agar PT Pegadaian Cabang Sweta meningkatkan ketelitian dalam analisis kredit, memperkuat sistem monitoring piutang, serta meningkatkan edukasi kepada nasabah guna menjaga kualitas kredit dan menekan risiko kredit macet.
Copyrights © 2026