Industri hiburan Indonesia yang tumbuh pesat menjadikan komunikasi interpersonal sebagai faktor kunci dalam keberhasilan operasional agensi artis. Penelitian ini bertujuan menganalisis komunikasi interpersonal talenta senior dalam mengatasi hambatan adaptasi talenta baru di Sanggar Agency Artis Indonesia, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif selama 14 bulan (Oktober 2024–Desember 2025), wawancara mendalam terhadap delapan informan yang terdiri atas tiga talenta senior (Faraz, Tama, Fery Wong) dan lima talenta baru (El, Idham, Ray, Firly, Ammar), serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima dimensi komunikasi interpersonal efektif menurut DeVito—keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan—terwujud secara konsisten dalam pola komunikasi talenta senior. Dimensi kesetaraan menjadi temuan paling dominan, yang tercermin pada penerapan filosofi no seniority yang menghapus sekat hierarki di sanggar. Komunikasi interpersonal yang efektif ini berkontribusi pada percepatan adaptasi talenta baru, kelancaran transfer pengetahuan, serta terciptanya lingkungan belajar yang kondusif dan inklusif.
Copyrights © 2026