Perubahan jumlah pendaftaran peserta didik baru setiap tahun menjadi tantangan bagi lembaga pendidikan dalam menyusun perencanaan akademik, pengalokasian tenaga pendidik, serta penyediaan sarana dan prasarana. Oleh karena itu, diperlukan metode peramalan yang mampu menghasilkan prediksi dengan tingkat kesalahan yang rendah. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja metode Weighted Moving Average (WMA) dan Single Exponential Smoothing (SES) dalam meramalkan jumlah pendaftaran peserta didik baru di KB Gemilang Bangsa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data historis jumlah pendaftar selama lima tahun ajaran, yaitu 2017/2018 hingga 2021/2022. Evaluasi akurasi kedua metode dilakukan menggunakan indikator Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode WMA menghasilkan prediksi jumlah pendaftar tahun ajaran 2022/2023 sebesar 15,83 peserta didik, sedangkan metode SES menghasilkan prediksi sebesar 19,48 peserta didik. Berdasarkan hasil evaluasi, metode WMA memperoleh nilai MAD sebesar 5,50, MSE sebesar 60,50, dan MAPE sebesar 45,84%, yang lebih rendah dibandingkan metode SES dengan nilai MAD 7,87, MSE 80,69, dan MAPE 61,25%. Dengan demikian, metode WMA dinilai memiliki tingkat akurasi yang lebih baik sehingga lebih direkomendasikan untuk mendukung perencanaan penerimaan peserta didik baru di KB Gemilang Bangsa.
Copyrights © 2026