Perjalanan wisatawan di Sulawesi Tenggara mengalami perubahan yang cukup besar dari waktu ke waktu, sehingga diperlukan metode peramalan yang mampu membantu perencanaan sektor pariwisata secara lebih terukur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi metode Single Exponential Smoothing dan Exponential Moving Average dalam meramalkan perjalanan wisatawan di Sulawesi Tenggara. Solusi yang ditawarkan adalah membandingkan hasil prediksi kedua metode menggunakan nilai kesalahan peramalan, yaitu Mean Absolute Error, Mean Squared Error, dan Mean Absolute Percentage Error. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan nilai alpha sebesar 0,9, pola prediksi kedua metode terlihat mengikuti pergerakan data asli, terutama pada perubahan jumlah wisatawan dari periode 2019 sampai 2026. Hasil sementara menunjukkan bahwa kedua metode menghasilkan nilai evaluasi yang hampir sama, yaitu Mean Absolute Error sekitar 5.500, Mean Squared Error sekitar 105.000.000, dan Mean Absolute Percentage Error sekitar 23,7%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa kedua metode cukup mampu mengikuti pola data, tetapi tingkat kesalahan masih perlu diperhatikan. Penelitian ini diharapkan dapat membantu menentukan metode peramalan yang lebih sesuai untuk mendukung perencanaan pariwisata berbasis data di Sulawesi Tenggara.
Copyrights © 2026