Masalah kondisi batas (boundary value problem) pada persamaan diferensial linear orde dua banyak dijumpai dalam berbagai permasalahan sains dan rekayasa. Pada beberapa kasus, solusi analitik sulit diperoleh sehingga diperlukan metode numerik yang mampu menghasilkan solusi dengan tingkat akurasi yang baik. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja metode Shooting dan metode Beda Hingga Pusat dalam menyelesaikan masalah kondisi batas persamaan diferensial linear orde dua. Kedua metode diterapkan pada permasalahan yang memiliki solusi eksak sehingga tingkat akurasinya dapat dievaluasi menggunakan galat absolut. Pengujian dilakukan dengan tiga variasi ukuran langkah untuk menganalisis pengaruh ukuran langkah terhadap hasil pendekatan numerik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode mampu menghasilkan solusi yang mendekati solusi eksak, namun tingkat akurasi meningkat seiring dengan semakin kecilnya ukuran langkah yang digunakan. Perbandingan galat absolut menunjukkan adanya perbedaan tingkat akurasi antara metode Shooting dan metode Beda Hingga Pusat pada setiap ukuran langkah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pemilihan metode numerik yang sesuai untuk penyelesaian masalah kondisi batas persamaan diferensial linear orde dua.
Copyrights © 2026