Karya ini mengangkat tema Pacu Jawi sebagai ide penciptaan karya relief kayu, dimana tradisi balapan sapi khas masyarakat Minangkabau di Tanah Datar ini menjadi inspirasi bagi pengkarya dalam membuat karya seni relief kayu. Atraksi Pacu Jawi melambangkan semangat, tenaga dan kebersamaan petani untuk merayakan panen dan juga menjadi simbol hubungan manusia dengan alam. Proses penciptaan karya dikerjakan melalui tiga tahap, yaitu dimulai dari tahap eksplorasi, tahap perancangan dan tahap perwujudan. Tahap eksplorasi dilakukan dengan cara melakukan pengamatan langsung ke tempat diselenggarakannya tradisi Pacu Jawi untuk mendapatkan karakteristik dari visual yang terdapat dalam atraksi Pacu Jawi. Selanjutnya pada tahap perancangan, ide dan gagasan dituangkan dalam sketsa alternatif kemudian dipilih sebagai desain yang akan diwujudkan dalam bentuk karya relief kayu. Selanjutnya tahap perwujudan yang dimulai dari penempelan desain terpilih ke media kayu surian yan digunakan sebagai bahan utama. Teknik yang digunakan adalah ukir relief sedang (mezzo relief). Sedangkan pada proses finishing dilakukan dengan mengaplikasikan cat impra pada karya yang dilapisi dengan Natural Oil yang bertujuan untuk melindungi kayu agar tetap awet dan tahan lama.karya yang akan diwujudkan berjumlah tujuh buah dan memiliki fungsi utama sebagai hiasan ruangan.
Copyrights © 2026