Perkembangan pasar modern yang semakin pesat telah meningkatkan persaingan dengan pasar tradisional dan memengaruhi keberlangsungan usaha pedagang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak keberadaan pasar modern terhadap pedagang pasar tradisional, mengidentifikasi strategi yang digunakan pedagang untuk mempertahankan usahanya, serta mengetahui dampak dari strategi tersebut terhadap keberlangsungan usaha. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap empat pedagang Toko Madura di Jabung Candi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan pasar modern menyebabkan penurunan jumlah pembeli dan pendapatan pedagang akibat perubahan preferensi konsumen. Untuk menghadapi kondisi tersebut, pedagang menerapkan berbagai strategi, seperti menjaga kualitas produk, memberikan pelayanan yang ramah, menawarkan harga yang fleksibel melalui sistem tawar-menawar, memanfaatkan pembayaran digital dan media sosial, serta menyediakan layanan operasional selama 24 jam. Strategi tersebut mampu mempertahankan loyalitas pelanggan dan mendukung keberlangsungan usaha, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan modal, fasilitas, dan perubahan perilaku konsumen. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan pengelola pasar dalam merumuskan kebijakan pengembangan pasar tradisional.
Copyrights © 2026