Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, suku bunga (BI Rate/BI7DRR), dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 2005-2024. Metode yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan teknik analisis regresi linear berganda menggunakan data time series menggunakan STATA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan (Uji F), inflasi, suku bunga, dan pengeluaran pemerintah berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Secara parsial (Uji t), pengeluaran pemerintah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap PDB, memperkuat teori Keynesian mengenai multiplier effect belanja negara. Sebaliknya, variabel inflasi dan suku bunga ditemukan berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap PDB dalam periode pengamatan ini. Nilai R-squared sebesar 0,9858 menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan 98,58% variasi pertumbuhan ekonomi Indonesia, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model.
Copyrights © 2026