Fluktuasi harga pakan dan harga telur merupakan tantangan utama yang memengaruhi keberlangsungan usaha peternakan ayam petelur. Kenaikan harga pakan sebagai komponen biaya produksi terbesar serta ketidakstabilan harga telur menyebabkan pendapatan peternak mengalami perubahan yang berdampak pada keuntungan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fluktuasi harga pakan dan harga telur, menganalisis strategi adaptasi yang diterapkan peternak ayam petelur, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan strategi adaptasi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik, pengelola, serta pihak-pihak yang terkait dengan usaha peternakan ayam petelur di Desa Glagah, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternak melakukan berbagai strategi adaptasi, seperti efisiensi penggunaan pakan, pembelian pakan saat harga relatif stabil, pemanfaatan bahan pakan alternatif, serta diversifikasi saluran pemasaran. Keberhasilan strategi adaptasi dipengaruhi oleh pengalaman beternak, ketersediaan modal, dan akses terhadap informasi pasar. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan adaptasi menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha peternakan ayam petelur di tengah fluktuasi harga pakan dan harga telur.
Copyrights © 2026