ADHD (Attention deficit hyperactivity disorder) adalah gangguan neurologis dan perkembangan saraf pada masa kanak-kanak yang ditandai dengan pola kurangnya perhatian, impulsif, gelisah, dan hiperaktif yang terus-menerus. Kurangnya media sarana informasi ini memberikan dampak kepada khalayak umum maupun orangtua yang masih sedikit mengetahui apa itu ADHD, pentingnya mengenal mental anak, dan pendidikan dasar sebelum menjadi orangtua, hal ini dianggap tabu dalam memperhatikan mental anak di masa pertumbuhannya. Dengan masih banyaknya Orangtua yang tidak peka terhadap tumbuh kembang anak, akan memberikan efek yang besar nantinya kepada anak yang tidak mendapatkan perhatian seharusnya di fase tumbuh kembang anak. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi pustaka, dan kuesioner yang dianalisis secara kualitatif. Media utama yang dirancang berupa buku berbasis infografis visual, di dukung media pendukung seperti poster, x-banner, pembatas buku, t-shirt, dan merchandis dengan target audiens pelajar dan mahasiswa usia 17–25 tahun. Diharapkan perancangan ini dapat meningkatkan pemahaman, minat kunjungan, serta kepedulian masyarakat umum terutama Ibu muda dan orangtua muda untuk lebih peka dan peduli terhadap tumbuh kembang anak agar mengurangi resiko yang bakal menjadi hambatan masa depan pada anak.
Copyrights © 2026