Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya bertoleransi pada mahasiswa melalui Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Rosalia Lampung. Fokus penelitian adalah mahasiswa sebagai subjek utama tanpa melibatkan dosen. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan efektif dalam menanamkan nilai-nilai toleransi yang tercermin dalam interaksi sosial mahasiswa, seperti tradisi saling berkunjung antarumat beragama pada hari raya keagamaan. Selain itu, sikap terbuka dalam diskusi akademik, peran aktif dalam organisasi lintas budaya, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana penyebaran nilai toleransi turut memperkuat pembentukan karakter mahasiswa yang inklusif dan harmonis. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi pendidikan nilai, interaksi sosial, dan dukungan lingkungan keluarga dalam membentuk sikap toleran di kalangan mahasiswa. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran yang mendukung budaya toleransi di perguruan tinggi.
Copyrights © 2026