Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) memiliki peran penting dalam memberikan layanan kesehatan hewan bagi masyarakat. Di Kabupaten Pandeglang, layanan Puskeswan tersebar di beberapa titik, yaitu Puskeswan Pandeglang, Puskeswan Pembantu Menes, Puskeswan Pembantu Labuan, dan Puskeswan Pembantu Cibaliung. Permasalahan yang terjadi adalah kucing sebagai hewan peliharaan rentan terserang penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus, maupun parasit, sementara akses ke layanan kesehatan hewan relatif jauh dan biaya pemeriksaan tergolong cukup tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan keterlambatan penanganan penyakit pada kucing. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pakar diagnosis penyakit pada kucing berbasis web menggunakan metode Dempster-Shafer. Metode ini digunakan untuk mengolah tingkat keyakinan terhadap suatu penyakit berdasarkan gejala yang dimasukkan oleh pengguna. Data penelitian diperoleh melalui studi literatur, observasi, dan wawancara dengan pihak Puskeswan. Sistem dikembangkan menggunakan pendekatan perancangan terstruktur yang meliputi Flow of Document (FOD), Flow of System (FOS), Context Diagram, Data Flow Diagram (DFD), Entity Relationship Diagram (ERD), serta proses normalisasi basis data. Implementasi sistem menggunakan database MySQL dan editor Visual Studio Code, serta diuji menggunakan metode black box testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu membantu masyarakat dalam mendiagnosis penyakit pada kucing secara lebih cepat, sistematis, dan efektif. Sistem ini diharapkan dapat menjadi media informasi alternatif bagi masyarakat dalam penanganan awal penyakit kucing serta mendukung layanan Puskeswan di Kabupaten Pandeglang.
Copyrights © 2025