Pertanian padi memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Namun, produktivitas padi sering mengalami penurunan akibat serangan penyakit yang sulit dikenali secara dini oleh petani. Permasalahan yang terjadi di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Panimbang meliputi keterbatasan jumlah tenaga penyuluh serta rendahnya pengetahuan petani dalam mendiagnosis penyakit berdasarkan gejala yang muncul, sehingga penanganan sering terlambat dan menimbulkan kerugian produksi. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pakar diagnosis penyakit tanaman padi berbasis web dengan menggunakan metode Teorema Bayes untuk menghitung probabilitas jenis penyakit berdasarkan gejala yang dimasukkan pengguna. Data penyakit dan gejala diperoleh melalui studi literatur, wawancara dengan penyuluh, serta observasi lapangan. Pengembangan sistem dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian menggunakan metode black box. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mendiagnosis beberapa penyakit utama tanaman padi, seperti hawar daun bakteri, blas, tungro, kerdil rumput, dan bercak coklat, dengan tingkat akurasi yang cukup baik serta mampu memberikan rekomendasi penanganan yang praktis. Sistem pakar ini dapat menjadi media penyuluhan alternatif yang efektif, membantu petani dalam pengambilan keputusan, serta mendukung kinerja BPP Kecamatan Panimbang dalam meningkatkan produktivitas padi.
Copyrights © 2025