Perkembangan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan keluarga, termasuk pola komunikasi, perilaku konsumsi, serta pengelolaan keuangan rumah tangga. Kemudahan akses media sosial, e-commerce, dan layanan keuangan digital memberikan berbagai peluang sekaligus tantangan yang berpotensi mempengaruhi ketahanan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun ketahanan keluarga menuju Society 5.0 melalui penguatan literasi keuangan dan relasi harmonis pada masyarakat binaan KUA Kecamatan Mandai Kabupaten Maros. Metode yang digunakan berupa capacity building melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, refleksi, dan survei partisipatif menggunakan Google Form. Kegiatan melibatkan 50 peserta, kemudian yang mengisi google form sebanyak 21 peserta yang didominasi oleh perempuan dengan presentase (88,9%) dan ibu rumah tangga (61,1%). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki tingkat literasi keuangan yang baik dengan skor rata-rata 3,81, relasi harmonis sebesar 3,87, dan ketahanan keluarga sebesar 3,99 pada skala lima poin. Temuan ini menunjukkan bahwa peserta memiliki modal sosial, emosional, dan spiritual yang cukup kuat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan keluarga di era digital. Selain meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengelolaan keuangan keluarga dan komunikasi yang sehat, kegiatan ini juga memperkuat kesadaran tentang pentingnya kolaborasi antara aspek ekonomi dan relasi keluarga dalam membangun ketahanan keluarga. Dengan demikian, capacity building yang mengintegrasikan literasi keuangan dan relasi harmonis terbukti relevan sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dalam mendukung terwujudnya keluarga yang tangguh dan adaptif menuju Society 5.0.
Copyrights © 2026