Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Klasifikasi Tingkat Kematangan Buah Markisa Asam dengan Ekstraksi Ciri Berbasis Cita Digital Herlinah Herlinah; Indriani Nurazizah; Nasrullah Nasrullah
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol. 8 No. 4 (2023): Jurnal Fokus Elektroda Vol 8 No 4 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah markisa bergantung pada proses panen agar sampai ke tangan konsumen dengan mutu buah yang baik. Proses panen memanfaatkan pengetahuan ilmiah dan pengalaman petani, terlebih jika memiliki banyak tenaga kerja dengan daya ukur visual yang berbeda-beda dan ketidakkonsistenan persepsi akan menjadi sebab produksi buah menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi pengolahan citra untuk mengklasifikasikan tingkat kematangan markisa dengan menggunakan ekstraksi ciri Hue Saturation Value dan metode K-Nearest Neighbour. Metode pemodelan menggunakan UML, yang terdiri dari use case diagram, activity diagram, secuence diagram, class diagram, dan component diagram. Pembuatan aplikasi menggunakan bahasa pemrograman python dengan basis data yang dibuat dengan MySql. Metode yang digunakan adalah HSV melalui ekstraksi ciri dari nilai RGB, dan KNN yang menggunakan nilai-nilai HSV untuk mengklasifikasikan tingkat kematangan buah markisa. Hasil dari penelitian ini adalah sistem dapat mengklasifikasikan kematangan buah markisa asam yang telah dibagi menjadi 4 kelas, yaitu Terlalu Matang, Matang, Cukup Matang, dan Belum Matang. Setelah melalui pengujian dengan tingkat cahaya, ukuran gambar dan jarak, bahwa tingkat cahaya sangat berpengaruh pada hasil klasifikasi. Terdapat 400 data latih, dan 20 data uji yang menggunakan metode Confussion Matrix dengan 16 data dinyatakan sesuai dan 6 data dinyatakan tidak, melalui perhitungan menghasilkan tingkat akurasi sebesar 80%. Kata kunci—Markisa, Digital, Klasifikasi,Ektraksi, Klasifikasi Kematangan
Membangun Ketahanan Keluarga Menuju Society 5.0 Melalui Penguatan Literasi Keuangan Dan Relasi Harmonis Herlinah Herlinah; Mashur Razak; Muhammad Fauzi Razak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Bisnis Syariah Bina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51805/jpmm.v6i1.244

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan keluarga, termasuk pola komunikasi, perilaku konsumsi, serta pengelolaan keuangan rumah tangga. Kemudahan akses media sosial, e-commerce, dan layanan keuangan digital memberikan berbagai peluang sekaligus tantangan yang berpotensi mempengaruhi ketahanan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun ketahanan keluarga menuju Society 5.0 melalui penguatan literasi keuangan dan relasi harmonis pada masyarakat binaan KUA Kecamatan Mandai Kabupaten Maros. Metode yang digunakan berupa capacity building melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, refleksi, dan survei partisipatif menggunakan Google Form. Kegiatan melibatkan 50 peserta, kemudian yang mengisi google form sebanyak 21 peserta yang didominasi oleh perempuan dengan presentase (88,9%) dan ibu rumah tangga (61,1%). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki tingkat literasi keuangan yang baik dengan skor rata-rata 3,81, relasi harmonis sebesar 3,87, dan ketahanan keluarga sebesar 3,99 pada skala lima poin. Temuan ini menunjukkan bahwa peserta memiliki modal sosial, emosional, dan spiritual yang cukup kuat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan keluarga di era digital. Selain meningkatkan pemahaman peserta mengenai pengelolaan keuangan keluarga dan komunikasi yang sehat, kegiatan ini juga memperkuat kesadaran tentang pentingnya kolaborasi antara aspek ekonomi dan relasi keluarga dalam membangun ketahanan keluarga. Dengan demikian, capacity building yang mengintegrasikan literasi keuangan dan relasi harmonis terbukti relevan sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dalam mendukung terwujudnya keluarga yang tangguh dan adaptif menuju Society 5.0.