PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Vol. 6 No. 3 (2026)

SELF- DISCLOSURE EMERGING ADULTHOOD PADA SECOND ACCOUNT INSTAGRAM: PERAN INTERPERSONAL TRUST DAN KONTROL DIRI: Psikologi

Helga Agustin (Universitas Buana Perjuangan Karawang)
Wina Lova Riza (Universitas Buana Perjuangan Karawang)
Mohamad Sopian (Universitas Buana Perjuangan Karawang)



Article Info

Publish Date
21 Jul 2026

Abstract

Second Instagram accounts provide a relatively private space for individuals in emerging adulthood to disclose personal feelings, experiences, and information. However, such openness may increase the risk of excessive disclosure when it is not accompanied by adequate self-regulation. This study aimed to examine the contributions of interpersonal trust and self-control in predicting self-disclosure among users of second Instagram accounts in Karawang. The study employed a quantitative correlational-predictive design. A total of 349 participants aged 18–25 years were recruited through snowball sampling. Data were collected using the Self-Disclosure Scale, Interpersonal Trust Scale, and Brief Self-Control Scale and analyzed using multiple linear regression. The findings showed that interpersonal trust and self-control simultaneously contributed significantly to predicting self-disclosure. Partially, interpersonal trust positively contributed to self-disclosure, whereas self-control contributed negatively and demonstrated a greater contribution than interpersonal trust. These findings indicate that trust in others may encourage personal openness, whereas self-control may help individuals regulate the amount and depth of personal information they disclose. This study highlights the importance of digital literacy, privacy awareness, and self-control development in promoting more thoughtful and responsible self-disclosure practices on social media. ABSTRAK Penggunaan akun kedua Instagram memberikan ruang yang lebih privat bagi individu pada fase emerging adulthood untuk mengungkapkan perasaan, pengalaman, dan informasi pribadi. Namun, keterbukaan tersebut dapat meningkatkan risiko pengungkapan informasi secara berlebihan apabila tidak disertai kemampuan regulasi diri yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi interpersonal trust dan kontrol diri dalam memprediksi self-disclosure pada pengguna akun kedua Instagram di Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional-prediktif. Sebanyak 349 partisipan berusia 18–25 tahun direkrut melalui teknik snowball sampling. Data dikumpulkan menggunakan Self-Disclosure Scale, Interpersonal Trust Scale, dan Brief Self-Control Scale, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interpersonal trust dan kontrol diri secara simultan berkontribusi signifikan dalam memprediksi self-disclosure. Secara parsial, interpersonal trust berkontribusi positif terhadap self-disclosure, sedangkan kontrol diri berkontribusi negatif dan menunjukkan kontribusi yang lebih besar dibandingkan interpersonal trust. Temuan ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap orang lain dapat meningkatkan keterbukaan individu, sedangkan kontrol diri membantu membatasi informasi pribadi yang diungkapkan. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi digital, kesadaran privasi, dan penguatan kontrol diri untuk mendukung perilaku pengungkapan diri yang lebih bijaksana dan bertanggung jawab di media sosial.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

paedagogy

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Educational Science and ...