Pertumbuhan populasi Muslim global, meningkatnya kesadaran terhadap produk halal, digitalisasi ekonomi, serta berkembangnya sistem keuangan syariah menjadikan industri halal sebagai salah satu motor penggerak ekonomi global. Namun adanya tantangan berupa inflasi global, konflik geopolitik, disrupsi rantai pasok, perubahan iklim, proteksionisme perdagangan, serta percepatan transformasi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan industri halal dunia terkini serta mengkaji pengaruh isu ekonomi global terhadap keberlanjutan industri halal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) melalui analisis berbagai jurnal internasional, laporan lembaga internasional, dan dokumen kebijakan yang dipublikasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri halal tidak lagi terbatas pada sektor pangan, melainkan telah berkembang ke sektor keuangan syariah, farmasi, kosmetik, fesyen muslim, pariwisata halal, media digital, hingga teknologi blockchain dalam sistem sertifikasi halal. Di sisi lain, tekanan ekonomi global mendorong perubahan strategi bisnis menuju digitalisasi, diversifikasi rantai pasok, peningkatan keberlanjutan (sustainability), dan penguatan kolaborasi internasional. Indonesia memiliki peluang besar menjadi pusat industri halal dunia melalui optimalisasi sertifikasi halal, penguatan UMKM halal, pengembangan kawasan industri halal, serta integrasi ekonomi digital syariah. Penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah dan pelaku industri dalam memperkuat daya saing industri halal di tengah dinamika ekonomi global. Industri Halal, Ekonomi Islam, Keuangan Syariah, Ekonomi Global, Digitalisasi, ESG, Indonesia.
Copyrights © 2026