AGRI-SOSIOEKONOMI
Vol. 22 No. 3 (2026): Agri-Sosioekonomi

Pengaruh Penggunaan Teknologi Internet dan Faktor Demografi Terhadap Keputusan Perempuan Untuk Bekerja Pada Sektor Perdagangan Di Provinsi Sulawesi Utara

Olha Makdalena Kaparang (Program Sarjana, Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah, Universitas Sam Ratulangi, Manado)
Paulus Adrian Pangemanan (Program Sarjana, Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah, Universitas Sam Ratulangi, Manado)
Caroline Betsy Diana Pakasi (Program Sarjana, Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah, Universitas Sam Ratulangi, Manado)



Article Info

Publish Date
23 Jul 2026

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dan empiris pengaruh penggunaan teknologi internet serta faktor penentu demografis (kelompok usia, tingkat pendidikan formal, status pernikahan, dan lokasi tempat tinggal) terhadap keputusan perempuan untuk bekerja di sektor perdagangan di Provinsi Sulawesi Utara. Kerangka metodologi kuantitatif yang diterapkan dalam studi ini didasarkan pada data sekunder mikro individu berskala besar yang bersumber dari Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) tahun 2025, dengan total sampel sebanyak 9.766 observasi individu perempuan usia kerja. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan estimasi Model Regresi Logistik Biner untuk menguraikan probabilitas perilaku ekonomi baik secara parsial maupun simultan. Hasil pengujian empiris membuktikan bahwa spesifikasi model regresi logistik sangat tepat (fit) berdasarkan kriteria Deviance Goodness-of-Fit Test (8203,32; p-value = 1,0000) dan sangat signifikan secara simultan (Omnibus Chi-Square = 888,0522; p-value < 0,05). Hasil estimasi parameter parsial mengonfirmasi bahwa penggunaan internet memiliki pengaruh positif yang sangat dominan terhadap keputusan kerja perempuan, dengan Odds Ratio sebesar 2,131 (p-value = 0,0000). Faktor demografis spesifik seperti status pernah menikah/menikah (Odds Ratio = 1,529) dan domisili di wilayah perkotaan (Odds Ratio = 1,316) juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan. Sebaliknya, tingkat pendidikan formal memberikan dampak negatif yang signifikan (Odds Ratio = 0,553) akibat dinamika upah reservasi yang mengarahkan perempuan berpendidikan tinggi ke pasar tenaga kerja sektor formal. Faktor kelompok usia produktif ditemukan tidak memiliki pengaruh statistik yang signifikan karena tingginya inklusivitas sektor perdagangan daerah lintas generasi. Implikasi kebijakan dari temuan ini menuntut perluasan infrastruktur telekomunikasi digital di pedesaan dan penguatan literasi komersial berbasis gender guna mendukung agenda ketenagakerjaan inklusif yang berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jisep

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Focus and Scope The aims of this transdisciplnary journal is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including: ...