This Author published in this journals
All Journal AGRI-SOSIOEKONOMI
Olha Makdalena Kaparang
Program Sarjana, Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah, Universitas Sam Ratulangi, Manado

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Teknologi Internet dan Faktor Demografi Terhadap Keputusan Perempuan Untuk Bekerja Pada Sektor Perdagangan Di Provinsi Sulawesi Utara Olha Makdalena Kaparang; Paulus Adrian Pangemanan; Caroline Betsy Diana Pakasi
AGRI-SOSIOEKONOMI Vol. 22 No. 3 (2026): Agri-Sosioekonomi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35791/agrsosek.v22i3.69094

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dan empiris pengaruh penggunaan teknologi internet serta faktor penentu demografis (kelompok usia, tingkat pendidikan formal, status pernikahan, dan lokasi tempat tinggal) terhadap keputusan perempuan untuk bekerja di sektor perdagangan di Provinsi Sulawesi Utara. Kerangka metodologi kuantitatif yang diterapkan dalam studi ini didasarkan pada data sekunder mikro individu berskala besar yang bersumber dari Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) tahun 2025, dengan total sampel sebanyak 9.766 observasi individu perempuan usia kerja. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan estimasi Model Regresi Logistik Biner untuk menguraikan probabilitas perilaku ekonomi baik secara parsial maupun simultan. Hasil pengujian empiris membuktikan bahwa spesifikasi model regresi logistik sangat tepat (fit) berdasarkan kriteria Deviance Goodness-of-Fit Test (8203,32; p-value = 1,0000) dan sangat signifikan secara simultan (Omnibus Chi-Square = 888,0522; p-value < 0,05). Hasil estimasi parameter parsial mengonfirmasi bahwa penggunaan internet memiliki pengaruh positif yang sangat dominan terhadap keputusan kerja perempuan, dengan Odds Ratio sebesar 2,131 (p-value = 0,0000). Faktor demografis spesifik seperti status pernah menikah/menikah (Odds Ratio = 1,529) dan domisili di wilayah perkotaan (Odds Ratio = 1,316) juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan. Sebaliknya, tingkat pendidikan formal memberikan dampak negatif yang signifikan (Odds Ratio = 0,553) akibat dinamika upah reservasi yang mengarahkan perempuan berpendidikan tinggi ke pasar tenaga kerja sektor formal. Faktor kelompok usia produktif ditemukan tidak memiliki pengaruh statistik yang signifikan karena tingginya inklusivitas sektor perdagangan daerah lintas generasi. Implikasi kebijakan dari temuan ini menuntut perluasan infrastruktur telekomunikasi digital di pedesaan dan penguatan literasi komersial berbasis gender guna mendukung agenda ketenagakerjaan inklusif yang berkelanjutan.