Jurnal Biosense
Vol 9 No 3 (2026): Edisi Juli 2026

STUDI ETNOBOTANI PEMANFAATAN TANAMAN Oxalidaceae OLEH MASYARAKAT LOKAL

Annisa Putri Ginting (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan)
Farah Su’ada Ayumi (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan)
Fira Khairun Niswah (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan)
Krisdayanti Febyola Angelina Ambarita (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan)
Alifya Kurnia Ramadani Bahri Siregar (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan)
Heppy Setya Prima (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan)



Article Info

Publish Date
22 Jul 2026

Abstract

This study discusses the utilization of Oxalidaceae plants by local communities in Medan City and its surrounding areas. This study aimed to identify the types of Oxalidaceae plants known by the community and describe their utilization in daily life. The research used a descriptive method with simple qualitative and quantitative approaches. Data were collected through closed questionnaires distributed to 20 respondents and analyzed based on response percentages. The results showed that all respondents recognized and had used Oxalidaceae plants, especially Averrhoa bilimbi and Averrhoa carambola. The most frequently used plant part was the fruit, which was utilized as food, cooking seasoning, and traditional medicine. These plants are believed to help treat coughs, hypertension, mouth ulcers, and fever. Community knowledge was mostly obtained from parents and family, indicating the inheritance of traditional knowledge across generations. This study shows that Oxalidaceae plants have important value as food sources, traditional medicine, and part of local wisdom. Abstrak Penelitian ini membahas pemanfaatan tanaman famili Oxalidaceae oleh masyarakat lokal di Kota Medan dan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis tanaman Oxalidaceae yang dikenal masyarakat serta mendeskripsikan bentuk pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif sederhana. Data dikumpulkan melalui angket tertutup kepada 20 responden dan dianalisis berdasarkan persentase jawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden mengenal dan pernah memanfaatkan tanaman Oxalidaceae, terutama belimbing wuluh dan belimbing manis. Bagian tanaman yang paling banyak dimanfaatkan adalah buah, baik sebagai bahan makanan, penyedap masakan, maupun obat tradisional. Tanaman ini dipercaya bermanfaat untuk membantu mengatasi batuk, hipertensi, sariawan, dan demam. Pengetahuan masyarakat sebagian besar diperoleh dari orang tua dan keluarga, sehingga menunjukkan adanya pewarisan pengetahuan secara turun-temurun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tanaman Oxalidaceae memiliki nilai penting sebagai sumber pangan, obat tradisional, dan bagian dari kearifan lokal masyarakat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BIOSENSE

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Biosense menitikberatkan pada publikasi hasil penelitian biologi dan ilmu terapan bidang biologi. Artikel ilmiah dalam lingkup biologi yang meliputi: botani, zoologi, mikrobiologi, genetika, fisiologi, dan konservasi, sedangkan lingkup ilmu terapan biologi meliputi: Kesehatan/kedokteran, ...