Peningkatan jumlah limbah konstruksi di Indonesia, yang disebabkan oleh intensnya Pembangunan infrastruktur nasional, menyebabkan masalah lingkungan yang serius karena masih banyak dilakukan pembuangan limbah secara terbuka. Praktik tersebut berdampak pada peningkatan emisi gas rumah kaca dan konsentrasi polutan udara di sekitar area pembuangan. Mengolah limbah konstruksi menjadi agregat melalui proses penghancuran merupakan salah satu caramendukung ekonomi sirkular di bidang konstruksi. Namun, mesin penghancur industry berukuran besar memiliki kapasitas dan biaya investasi tinggi, sehingga cukup sulit diakses untuk industry kecil maupun kegiatan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin penghancur berukuran menengah. Desain tersebut dilakukan dengan menerapkan metode sistematis VDI 2222. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode VDI 2222 mampu menghasilkan rancangan yang terstruktur dan sistematis, di mana setiap Keputusan dalam proses desain didasarkan pada dasar teknis yang jelas dan terperinci. Rancangan ini diharapkan bisa menjadi pilihan teknologi sederhana yang lebih murah bagi usaha kecil dan menengah daam mengolah limbah konstruksi, serta berfungsi sebagai acuan dalam pengembangan mesin penghancur skala menengah pada penelitian masa depan.
Copyrights © 2026