Perkembangan teknologi digital telah melahirkan berbagai konsep dan istilah baru yang memengaruhi perkembangan kosakata dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Arab. Fenomena ini mendorong terjadinya perubahan makna pada sejumlah kosakata yang sebelumnya digunakan dalam konteks umum, kemudian mengalami adaptasi untuk merepresentasikan konsep-konsep digital modern. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan makna kosakata digital dalam bahasa Arab modern, menganalisis bentuk-bentuk perubahan semantik yang terjadi, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi perubahan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan semantik deskriptif. Data diperoleh dari kamus-kamus Arab klasik, literatur linguistik Arab modern, jurnal ilmiah, dan berbagai sumber yang membahas terminologi teknologi dalam bahasa Arab. Analisis dilakukan melalui identifikasi makna asal, penelusuran makna kontemporer, klasifikasi jenis perubahan makna, serta interpretasi faktor-faktor penyebabnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kosakata digital dalam bahasa Arab modern berlangsung melalui beberapa mekanisme semantik, yaitu perluasan makna (tawsī‘ al-dalālah), penyempitan makna (takhṣīṣ al-dalālah), peralihan makna (naql al-dalālah), dan metafora konseptual (al-isti‘ārah al-mafhūmiyyah). Kosakata seperti: منصة, سحابة, نافذة, تطبيق, dan شبكة memperlihatkan kemampuan bahasa Arab dalam mengadaptasi konsep-konsep teknologi modern melalui pemanfaatan sumber daya leksikal internal. Faktor utama yang mendorong perubahan makna tersebut meliputi kemajuan teknologi, arabisasi istilah asing (al-ta‘rīb), pengaruh globalisasi, dan kebutuhan komunikasi modern. Penelitian ini menegaskan bahwa bahasa Arab merupakan bahasa yang dinamis dan adaptif, yang mampu mempertahankan identitas linguistiknya sekaligus merespons tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada era transformasi digital.
Copyrights © 2026