Kegiatan pengabdian ini dilator belakangi oleh permasalahan penyiraman manual yang masih dilakukan oleh petani hortikultura di Desa Huntu Utara, yang menyebabkan pemborosan air, tingginya beban kerja, dan ketidakefisienan pemeliharaan tanaman cabai rawit. Kondisi tersebut diperparah oleh perubahan iklim yang menyebabkan ketidakstabilan kebutuhan air tanaman. Tujuan kegiatan ini adalah menerapkan Smart Irrigation System berbasis Internet of Things (IoT) sebagai solusi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyiraman tanaman. Metode kegiatan meliputi identifikasi permasalahan, perancangan sistem, instalasi perangkat, implementasi pada greenhouse dan lahan terbuka serta pelatihan dan pendampingan kepada kelompok tani. Sistem terdiri dari sensor kelembaban tanah, ESP32, relay, pompa air, dan dashboard monitoring yang salaing terintegrasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan penyiraman otomatis berdasarkan kondisi kelembababn tanah secara real-time, sehingga penggunaan air menjadi lebih hemat dan tepat sasaran. Sistem juga mengurangi waktu kerja petani karena proses penyiraman tidak dilakukan secara manual. Selain itu, petani mengalami peningkatan pemahaman terhadap teknologi digital dan mampu mengoptimalkan sistem secara mandiri. Berdasarkan capaina tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan Smart Irrigation System berrbasis IoT berhasil menjawab tujuan kegiatan, yaitu meningkatkan efektivitas penyiraman, efisiensi penggunaan air, serta kualita pertumbuhan tanaman hortikultura di Desa Huntu Utara.
Copyrights © 2026