Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, prevalensi DM pada penduduk usia ≥15 tahun berdasarkan diagnosis dokter adalah 2,2%, sedangkan berdasarkan pemeriksaan glukosa darah mencapai 11,7%. Hal ini menunjukkan masih banyak kasus DM yang tidak terdiagnosis, sehingga edukasi gizi seimbang dan deteksi dini menjadi langkah strategis dalam pencegahan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai gizi seimbang untuk mencegah DM serta melakukan deteksi dini DM melalui pemeriksaan gula darah sewaktu. Kegiatan dilaksanakan di Masjid Baitul Mughni dengan melibatkan 21 orang tua anak asuh. Rangkaian kegiatan meliputi pre-test, edukasi gizi seimbang dengan ceramah interaktif berbantuan media PowerPoint, post-test, serta pemeriksaan gula darah sewaktu menggunakan glukometer. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta setelah edukasi (p < 0,001), dengan mayoritas mencapai kategori sangat baik pada post-test. Pemeriksaan gula darah sewaktu memperlihatkan 95,2% responden berada pada kategori normal dan 4,8% terindikasi diabetes. Kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi gizi seimbang efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat, dan pemeriksaan gula darah sewaktu penting dilakukan sebagai upaya deteksi dini diabetes di tingkat komunitas.
Copyrights © 2026