MAHESA : Malahayati Health Student Journal
Vol 6, No 8 (2026): Volume 6 Nomor 8 (2026)

Laporan Kasus: Demam Berdarah Dengue dengan Perdarahan Saluran Cerna pada Pasien Anak Usia 9 Tahun disertai Bisitopenia dengan Dugaan Leukemia Limfoblastik Akut

Resti Ayu Jayanti (Program Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara)
Herwanto Herwanto (Universitas Tarumanagara)
Hesti Kartika Sari (Departemen Ilmu Kesehatan Anak Rumah Sakit Umum Daerah RAA Soewondo Pati)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2026

Abstract

ABSTRACT Dengue hemorrhagic fever (DHF) remains a major cause of pediatric hospitalization in tropical countries and may progress to severe disease with plasma leakage, hemorrhage, and circulatory shock. However, profound cytopenia accompanied by atypical findings on peripheral blood smear is uncommon in uncomplicated dengue infection and should prompt further evaluation for underlying hematologic disorders. This case report aims to describe the clinical course of a pediatric patient with DHF complicated by gastrointestinal bleeding and severe bicytopenia suggestive of acute leukemia, illustrating the diagnostic challenge atypical hematological manifestations during the initial assessment. A retrospective case report was conducted using the patient's medical records, including clinical history, physical examination, laboratory investigations, treatment, and clinical outcomes. The findings were descriptively analyzed and interpreted in the context of current evidence regarding severe dengue and pediatric hematologic malignancies.  A 9-year-old girl presented with a five-day history of intermittent fever accompanied by nausea, vomiting, headache, epistaxis, generalized weakness, and melena. Laboratory evaluation demonstrated severe anemia (hemoglobin 4.49 g/dL), thrombocytopenia (34 × 10³/µL), progressive leukopenia, and peripheral blood smear findings of atypical mononuclear cells and smudge cells. The patient was diagnosed with DHF complicated by gastrointestinal bleeding and received intravenous fluid resuscitation, packed red blood cell transfusion, platelet concentrate transfusion, and supportive therapy. Despite intensive management, she developed refractory shock, generalized seizures, respiratory failure, and cardiac arrest. Cardiopulmonary resuscitation was unsuccessful, and the patient died within 24 hours of hospitalization. The combination of profound bicytopenia and abnormal peripheral blood smear findings raised a strong suspicion of an underlying acute hematologic malignancy, although definitive confirmation by bone marrow examination could not be performed because of the rapid clinical deterioration. Severe anemia and bicytopenia in pediatric patients with DHF represent atypical findings that warrant comprehensive evaluation beyond dengue-related complications. Early recognition of hematological abnormalities suggestive of an underlying hematologic malignancy may facilitate timely diagnostic investigation and optimize clinical management in similar cases. Keywords: Dengue Hemorrhagic Fever, Gastrointestinal Bleeding, Bicytopenia, Acute Leukemia, Pediatric Case Report.   ABSTRAK Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu penyebab utama rawat inap pada anak di negara tropis. Pada sebagian kasus, penyakit dapat berkembang menjadi dengue berat yang ditandai dengan kebocoran plasma, perdarahan, dan syok. Adanya sitopenia berat yang tidak sesuai dengan gambaran klinis dengue pada umumnya perlu mendapat perhatian karena dapat mengindikasikan adanya kelainan hematologi yang mendasari.  Melaporkan perjalanan klinis pasien anak dengan DBD disertai perdarahan saluran cerna dan bisitopenia yang mengarah pada suspek leukemia akut, serta menekankan pentingnya evaluasi lebih lanjut pada pasien dengan manifestasi hematologi yang tidak khas. Laporan kasus ini disusun secara retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien yang meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, tata laksana, dan luaran klinis selama perawatan. Data dianalisis secara deskriptif dan dibandingkan dengan literatur terkini mengenai dengue berat dan keganasan hematologi pada anak. Seorang anak perempuan berusia 9 tahun datang dengan keluhan demam sejak lima hari sebelum masuk rumah sakit yang disertai mual, muntah, nyeri kepala, epistaksis, badan lemas, dan melena. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan anemia berat dengan kadar hemoglobin 4,49 g/dL, trombositopenia 34.000/µL, leukopenia progresif, serta gambaran darah tepi berupa sel mononuklear atipik dan smudge cells. Pasien didiagnosis DBD dengan perdarahan saluran cerna dan mendapatkan terapi cairan intravena, transfusi packed red cells(PRC), transfusi trombosit konsentrat, serta terapi suportif lainnya. Selama perawatan, kondisi pasien memburuk dengan terjadinya syok refrakter, kejang umum, gagal nafas, dan henti jantung. Resusitasi jantung paru tidak memberikan respons sehingga pasien dinyatakan meninggal dunia. Adanya bisitopenia berat yang disertai temuan sel atipik pada darah tepi menimbulkan kecurigaan kuat terhadap keganasan hematologi berupa leukemia akut, meskipun konfirmasi melalui pemeriksaan sumsum tulang belum sempat dilakukan karena perburukan klinis yang cepat.  Anemia berat dan bisitopenia pada pasien anak dengan DBD merupakan temuan yang tidak lazim dan memerlukan evaluasi lebih lanjut terhadap kemungkinan kelainan hematologi yang mendasari. Pengenalan dini terhadap temuan laboratorium yang tidak sesuai dengan perjalanan klinis dengue dapat membantu mempercepat penegakan diagnosis dan menentukan strategi penatalaksanaan yang lebih komprehensif. Kata Kunci: Demam Berdarah Dengue, Perdarahan Saluran Cerna, Bisitopenia, Leukemia Akut, Laporan Kasus. 

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

MAHESA

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Nursing Public Health

Description

MAHESA : Malahayati Health Student Journal, dengan nomor ISSN 2746-198X (Cetak) dan ISSN 2746-3486 (Online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh DIII Keperawatan Universitas Malahayati Lampung. MAHESA : Malahayati Health Student Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil ...