Kepulauan Ayau Kabupaten Raja Ampat memiliki potensi sumber daya perikanan yang melimpah dan menjadi sumber utama mata pencariaan masyarakat pesisir, termasuk melalui usaha pengelohan ikan asin. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena masih terdapat keterbatasan pada aspek sumber daya manusia, termasuk kompetensi teknis, manajerial, dan kewirausahaan pelaku usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi dan karakteristik sumber daya manusia pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ikan asin, mengkaji pemanfaatan potensi lokal dalam mendukung pengembangan usaha, serta merumuskan model pengembangan sumber daya manusia berbasis potensi lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif eksploratif dengan delapan informan yang dipilih secara purposive, data dikumpulkan melalu wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya manusia pelaku usaha masih didominasi oleh pembelajaran turun temurun dalam belum didukung oleh pelatihan yang berkelanjutan. pengelolaan usaha masih bersifat sederhana, ditandai dengan belum adanya pencatatan keuangan, rendahnya inovasi produk, serta keterbatasan pemasaran. Disisi lain, ketersediaan sumber daya perikanan dan kearifan lokal berupa pengetahuan ekologis tradisional merupakan potensi penting yang mendukung keberlangsungan usaha. Penelitian ini menghasilkan model konseptual pengembangan sumber daya manusia berbasis potensi lokal yang mengintegrasikan potensi sumber daya perikanan, kearifan lokal, serta penguatan kompetensi teknis, manajerial, dan kewirausahaan sebagai upaya meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah ikan asin di Kepulauan Ayau.
Copyrights © 2026