Transformasi digital dalam pendidikan tinggi menuntut mahasiswa untuk memiliki daya tahan akademik (academic resilience) yang tinggi dalam menghadapi tantangan pembelajaran modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Self-Regulated Learning (SRL) dan Digital Readiness terhadap Academic Resilience, serta menguji peran mediasi Perceived Usefulness of Generative AI (GenAI). Metode penelitian menggunakan desain survei kuantitatif dengan pendekatan Variance-Based Structural Equation Modeling (VB-SEM) melalui SmartPLS 4. Data dikumpulkan dari 164 mahasiswa aktif Universitas Ciputra Surabaya menggunakan teknik Simple Random Sampling. Hasil analisis model struktural menunjukkan bahwa Self-Regulated Learning (β = 0.284, p< 0.001) dan Digital Readiness (β= 0.466, p< 0.001) berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap Academic Resilience. Lebih lanjut, Perceived Usefulness of GenAI terbukti memediasi hubungan antara Digital Readiness dan Academic Resilience secara signifikan (β= 0.219, p=0.002). Namun, peran mediasi pada variabel Self-Regulated Learning ditemukan tidak signifikan (β= 0.106, p= 0.153). Temuan ini memberikan implikasi penting bagi institusi pendidikan dalam merancang strategi peningkatan kesiapan digital dan pemanfaatan AI yang bijak guna memperkuat daya tahan belajar mahasiswa di era digital.
Copyrights © 2026