Konsep keabadian surga dan neraka penting dalam kajian eskatologi Islam, terkait keimanan, amal, dan balasan akhirat. Di Indonesia, pemahaman ini tidak cuma doktrin teologis, tapi juga memengaruhi moral dan perilaku Muslim. Penelitian ini menganalisis Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab dan relevansinya dalam eskatologi Muslim Indonesia, menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis isi dan deskriptif. Hasilnya, M. Quraish Shihab memandang keabadian surga dan neraka sebagai keberlangsungan dan keadilan Allah, bukan hanya kehidupan tanpa akhir. Surga adalah balasan bagi orang beriman dan saleh, neraka sebagai akibat dosa dan penolakan kebenaran. Penafsirannya menyeimbangkan keadilan dan rahmat Allah, membentuk pemahaman eskatologi yang moderat dan kontekstual. Di Indonesia, konsep ini menjadi landasan moral dan kesadaran etis, menyeimbangkan rasa takut azab dan harapan rahmat Tuhan.
Copyrights © 2026