Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Batu Bola di Kota Padangsidimpuan menghadapi berbagai permasalahan sosial dan lingkungan akibat meningkatnya volume timbulan sampah yang menyebabkan area operasional TPA semakin mendekati permukiman warga. Kondisi tersebut memicu konflik sosial, menurunkan kualitas lingkungan, serta berdampak pada aktivitas masyarakat sekitar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dan pemangku kepentingan mengenai penerapan konsep ekonomi sirkular sebagai alternatif penyelesaian konflik sosial dan lingkungan di TPA Batu Bola. Kegiatan dilaksanakan melalui observasi lapangan, identifikasi permasalahan, sosialisasi, diskusi, serta penyampaian rekomendasi pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respons positif terhadap konsep yang diperkenalkan dan memahami potensi penerapan penguatan kapasitas komunitas, teknologi Black Soldier Fly (BSF) untuk pengolahan sampah organik, serta teknologi Refuse-Derived Fuel (RDF) untuk pemanfaatan sampah anorganik sebagai bahan bakar alternatif. Pendekatan tersebut dinilai berpotensi mengurangi volume sampah yang ditimbun di TPA, meningkatkan nilai ekonomi limbah, memperkuat partisipasi masyarakat, serta mendukung penyelesaian konflik sosial dan perbaikan kualitas lingkungan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan konsep ekonomi sirkular dapat menjadi salah satu alternatif dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Copyrights © 2026