Neuropati perifer merupakan salah satu komplikasi paling umum pada diabetes mellitus yang dapat menurunkan fungsi fisik, menimbulkan ulkus, dan menurunkan kualitas hidup. Upaya pencegahan memiliki peran penting dalam memperlambat progresivitas komplikasi, namun banyak pasien masih belum menunjukkan perilaku pencegahan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku pencegahan neuropati perifer pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Tlogosari Wetan. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 196 pasien diabetes melitus yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi karakteristik responden, kuesioner informasi, kuesioner motivasi, kuesioner keterampilan dan kuesioner pencegahan neuropati perifer. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien diabetes melitus memiliki tingkat informasi pada kategori sedang (54,6%), motivasi pada kategori sedang (59,5%), dan keterampilan perilaku pada kategori sedang (49,5%), sementara perilaku pencegahan neuropati perifer pada sebagian besar responden berada pada kategori cukup (72,4%).
Copyrights © 2026