Sistem dan Teknik Transportasi Indonesia
Vol. 3 No. 1 (2026): May

Distribusi Spasial Penumpang dan Efiseinsi Boarding Akibat Ketidakpastian Posisi Berhenti Kereta: Studi Kasus Stasiun Kiaracondong Bandung

Mohammad Ivan Yanuar (Universitas Gadjah Mada)
Dewanti Dewanti (Universitas Gadjah Mada)
Taqia Rahman (Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
20 Jul 2026

Abstract

Ketidakjelasan posisi berhenti kereta di peron stasiun antarkota kerap menghambat kelancaran proses naik-turun penumpang. Kondisi ini terjadi di Stasiun Kiaracondong Bandung, yang belum memiliki penanda titik henti kereta yang akurat, sehingga penumpang lebih memilih menunggu di bagian tengah peron karena dianggap lokasi paling fleksibel. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola sebaran penumpang di peron menggunakan pendekatan entropi Shannon, serta menganalisis pengaruh tingkat kemerataan sebaran tersebut terhadap durasi boarding. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap 60 kedatangan kereta antarkota (20 rangkaian, tiga periode pengamatan) di peron 4, 5, dan 6. Setiap peron dibagi menjadi sepuluh zona pengamatan (Z1–Z10) untuk mencatat jumlah penumpang menunggu, sementara waktu boarding diukur dengan stopwatch sejak pintu kereta dibuka hingga penumpang terakhir naik. Nilai entropi ternormalisasi (H′) dihitung untuk setiap observasi dan dikorelasikan dengan waktu boarding menggunakan uji Spearman. Hasil menunjukkan penumpang cenderung terkonsentrasi di zona tengah peron (Z4–Z7 menampung 59,8% penumpang), dengan nilai H′ berkisar 0,6832–0,9485 (rata-rata 0,8773). Uji Spearman menunjukkan korelasi negatif signifikan antara entropi dan waktu boarding (ρs = −0,594; p = 0,000; n = 60), yang berarti semakin merata sebaran penumpang, semakin singkat waktu boarding. Analisis regresi menunjukkan jumlah penumpang hanya menjelaskan 18,4% variasi waktu boarding, sehingga sebaran spasial penumpang terbukti menjadi faktor penjelas signifikan di luar volume penumpang. Temuan ini menegaskan ketidakpastian posisi berhenti kereta berkontribusi nyata terhadap inefisiensi boarding, sehingga penyediaan penanda posisi kereta yang presisi perlu menjadi prioritas perbaikan layanan operasional stasiun.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

stti

Publisher

Subject

Transportation

Description

Sistem dan Teknik Transportasi Indonesia ISSN 3048-1856 is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. STTI publishes four issues annually in the months of February, Mei, Agustus and November. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have ...