Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 1 (2026)

Implementasi Pemberian Air Rebusan Daun Seledri Pada Pasien Hipertensi Desa Mbatakapidu Sumba Timur: Studi Kasus

Fani Anggarehi Rambu Hada (Poltekkes Kemenkes Kupang)
Melkisedek Landi (Poltekes Kemenkes Kupang)
Umbu Putal Abselian (Poltekes Kemenkes Kupang)
Umbu Nggiku Njakatara (Poltekes Kemenkes Kupang)



Article Info

Publish Date
07 Jul 2026

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi tetap menjadi masalah kesehatan utama yang sering muncul di kalangan masyarakat dan memicu berbagai komplikasi seperti stroke,penyakit jantung, dan gangguan fungsi ginjal. Upaya pengendalian Hipertensi tidak hanya dilakukan melalui pengobatan medis, tetapi juga dapat didukung dengan pemanfaatan terapi herbal. Salah satu tanaman yang sering digunakan adalah daun seledri karena mengandung berbagai senyawa aktif yang diduga berperan dalam membantu menurunkan tekanan darah. Tujuan: Menggambarkan perubahan tekanan darah pada pasien hipertensi setelah pemberian rebusan daun seledri. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus pada dua pasien hipertensi. Intervensi dilakukan dengan memberikan rebusan daun seledri yang dibuat dari 200 gram daun seledri dan 600 ml air yang direbus hingga tersisa 250 ml. Rebusan diberikan satu kali sehari selama lima hari berturut-turut. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum pemberian intervensi dan diulang 30 menit setelah konsumsi rebusan daun seledri. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan perubahan tekanan darah harian. Hasil: Hasil pengamatan menunjukkan adanya penurunan tekanan darah pada kedua pasien. Rata-rata tekanan darah pasien pertama menurun dari 169,2/91,8 mmHg menjadi 159,2/85 mmHg, sedangkan pada pasien kedua menurun dari 173,6/90 mmHg menjadi 164/84 mmHg. Rerata penurunan tekanan darah sistolik masing-masing sebesar 10 mmHg dan 9,6 mmHg, sedangkan tekanan darah diastolik menurun sebesar 6,8 mmHg dan 6 mmHg. Kesimpulan: Pemberian rebusan daun seledri selama lima hari menunjukkan kecenderungan menurunkan tekanan darah pada kedua pasien hipertensi dan dapat dipertimbangkan sebagai terapi pendamping dalam pengelolaan hipertensi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...