Salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang otomotif di Indonesia, PT XYZ merupakan salah satu perusahaan yang besar, dimana Ia tidak hanya melakukan pemasaran dalam negeri tetapi juga ditujukan untuk ekspor ke luar negeri. PT XYZ memproduksi dua jenis produk, produk A dan Produk B dengan masing-masing produk memiliki lini masing-masing. Sebagai salah satu perusahaan besar PT XYZ tidak luput dari permasalahan defect salah satunya pada produksi welding fuel tank produk A, dengan proporsi rata-rata 8,158% per hari, melebihi batas ideal sebesar 0,4%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi akar penyebab defect serta merekomendasikan usulan perbaikan dengan pendekatan Six Sigma melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis defect utama adalah bolong pada auto metal filler dengan kontribusi sebesar 80,29%. Nilai rata-rata level sigma proses saat ini adalah 3,47?, menunjukkan bahwa kapabilitas proses masih jauh dari target 6?. Rekomendasi perbaikan mencakup kalibrasi mesin, pelatihan operator, peningkatan kontrol mutu material. Dengan diterapkannya metode six sigma diharapkan adanya peningkatan kualitas mutu berkelanjutan.
Copyrights © 2026