Penelitian ini bertujuan untuk merancang job safety analysis (JSA) dalam meningkatkan keselamatan kerja pada unit glazing tengah PT. Sango Ceramics Indonesia. Unit ini merupakan salah satu unit dengan tingkat kecelakaan kerja tertinggi dengan total 10 kasus pada periode 2021-2024. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara dengan pekerja, serta penyebaran kuesioner kepada lima pekerja aktif di unit terkait. Dari 11 aktivitas kerja yang dianalisis, teridentifikasi 42 potenso bahaya yang mencakup aspek fisik, kimia, ergonomi, dan psikososial, dengan 17 diantaranya termasuk dalam kategori risiko ekstrem. Hasil analisis digunakan untuk menyusun rekomendasi pengendalian berdasarkan hierarki pengendalian yang terdiri dari eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Verifikasi menunjukkan bahwa rancangan pengendalian mampu menurunkan tingkat risiko secara signifikan, khususnya pada aktivitas beresiko tinggi. Dengan demikian, metode JSA terbukti efektif dalam mengidentifikasi serta mengendalikan bahaya kerja, sekaligus memperkuat implementasi budaya K3 di lngkungan kerja industri keramik.
Copyrights © 2026