Kerja praktik ini menelaah potensi bahaya dan risiko kecelakaan kerja di area Assembly (AMB) tahap akhir PT GS Battery Karawang Plant dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) dan pendekatan HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control). Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara pekerja, dan studi dokumen perusahaan. Setiap tahapan proses kerja diurai menjadi langkah-langkah rincian, kemudian bahaya potensial diidentifikasi untuk masing-masing langkah tersebut. Risiko setiap bahaya dihitung berdasarkan skor Likelihood dan Severity menurut skala baku (misalnya hampir pasti = skor 5, tidak mungkin = 1 pada sisi Likelihood, dan konsekuensi dari fatal sampai ringan pada sisi Severity). Hasil analisis menunjukkan ditemukan beberapa bahaya signifikan: risiko tertinggi (kategori ekstrim/tinggi) berasal dari operasi mesin bertekanan tanpa sensor dan tumpukan material yang tidak aman, sedangkan risiko sedang ditemukan pada kegiatan dengan kontrol lebih baik. Temuan ini selaras dengan literatur bahwa JSA-HIRARC efektif mengklasifikasikan aktivitas kerja berdasarkan tingkat risiko. Kesimpulannya, integrasi metode JSA dan HIRARC memfasilitasi identifikasi bahaya secara sistematis, yang memungkinkan rekomendasi pengendalian berjenjang (teknis, administratif, APD) untuk peningkatan K3.
Copyrights © 2026